Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab

Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab

Jokowi Khalifah Opini Perumpamaan Politik Umar bin Khattab

Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab Menuai Kritikan Tajam

Perumpamaan Jokowi seperti Umar bin Khattab cukup menarik perhatian publik. Umat Muslim di seluruh penjuru Nusantara lagi-lagi dibuat terkejut dan geleng-geleng kepala dengan sebuah berita tentang tokoh politik tanah air. Yang menyatakan bahwa seorang presiden itu seperti sahabat Nabi. Yang merupakan sosok yang sangat dimulyakan oleh penduduk Muslim di seluruh penjuru dunia.

Seperti dilansir news.detik.com, Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman Rokhmin Dahuri mengumpamakan gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Umar bin Khatab. Alasannya karena Jokowi dekat dengan rakyat. Perumpamaan itu disampaikan Rokhmin saat diminta tanggapan soal #2019GantiPresiden.

Merujuk pada beberapa komentar yang disampaikan oleh para netizen baik melalui situs berita maupun berbagai macam media sosial. Mereka dibuat “kaget” dan tidak percaya bahwa ada tokoh politik nasional yang membuat perumpaan yang kontradiktif. Bila kita kaitkan dengan kuatnya pemahaman keagamaan masyarakat Indonesia, dalam hal ini penganut agama Islam.

Penduduk Muslim di Indonesia bukanlah masyarakat yang tidak tahu dan paham tentang Islam, tentang sahabat Nabi. Jelas dan terang bahwa umat Muslim Nusantara sangat memahami. Bahwa sahabat Nabi seperti Umar bin Khattab adalah sosok manusia yang sangat mereka sayangi. Dan jua mereka hormati setelah Rasulullah s.a.w..

Pernyataan-pernyataan yang disinyalir “mengolok-olok” agama ini sesungguhnya sudah berakibat tidak baik bagi pencintraan seorang presiden. Yang tentu saja akan mencalonkan kembali pada pilpres 2019 mendatang. Bukannya menimbulkan kesan positif, perumpaan yang disampaikan justru semakin “memerosotkan” popularitas positif bagi Pak Jokowi sendiri.

Kritikan Soal Perumpamaan

Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab Menuai Kritikan,

Gambarnews.detik.com

Pernyataan Yang Bisa Berakibat Kurang Baik Bagi Pencitraan Jokowi Pada Pilpres 2019 Nanti

Karena apa yang disampaikan bisa memancing reaksi “keras” publik, yang merasa bahwa sosok yang mereka cintai telah “dihina”. Seandainya saja pernyataan tersebut diganti dengan kalimat seperti: “Jokowi memegang prinsip seperti yang dicontohkan khalifah Umar bin Khattab”, tentu akan lain ceritanya.
Membuat perumpamaan bahwa Jokowi seperti Umar bin Khattab menurut saya adalah sebuah “kekonyolan politik”. Yang bisa jadi akan merugikan bagi pencitraan Jokowi pada pilpres 2019 nanti.
Bagaimana tidak “konyol”, bahwa masyarakat Muslim Indonesia itu sangat memahami dan meyakini. Bahwa pada zaman Nabi tidak ada seorang sahabat / penduduk Muslim yang berani membanding-bandingkan antara sahabat Nabi yang satu dengan lainnya. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada “kapasitas maksimal” yang secara tegas telah mendapatkan pengakuan Nabi (Muhammad s.a.w).

Para Ulama sangat berhati-hati dalam membuat pernyataan yang berkaitan dengan sahabat Nabi.

Saya pun sangat yakin bahwa para Ulama di Indonesia pun “tidak akan pernah” mau membuat perumpamaan seperti itu. Meskipun mereka tahu bahwa ada sosok-sosok pemimpin yang memegang teguh ajaran Nabi. Tetapi karena pemahaman mereka yang sangat kuat terhadap Al-Qur’an dan Hadits. Para Ulama sangat berhati-hati dalam membuat pernyataan yang berkaitan dengan sahabat Nabi.
Bagi saya, berita tentang “Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab Menuai Kritikan” ini menjadi pengingat dan hidayah dari Allah s.w.t.. Agar kita kembali ke jalan yang diridhai-Nya. Agar kita dengan penuh kasih sayang mengenang dan meneruskan keteguhan iman dan kecerdasan akal yang sering dicontohkan para sahabat Nabi. Karena mereka adalah sosok yang telah “dijamin” sendiri oleh Nabi sebagi penghuni surga.
Adakah sosok yang sudah “dijamin” masuk surga boleh dibandingkan dengan kita-kita ini sebagai manusia biasa?. Astaghfirullah, semoga kita termasuk insan-insan yang selalu ingat kepada-Nya dan taat terhadap apa-apa yang diprintahkan-Nya. Jangan menjadi manusia yang sombong, karena kesombongan itu hanya milik Yang Maha Kuasa semata. Semoga bermanfaat dan Salam Olahraga!.

1 thought on “Perumpamaan Jokowi Seperti Umar bin Khattab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *