Kekayaan Materi Tak Menjamin Kebahagiaan

Kekayaan Materi Tak Menjamin Kebahagiaan Manusia

Bahagia Kekayaan Keluarga Rumah Tangga

Kekayaan Materi Bukan Jaminan Hidup Bahagia

Kekayaan materi sering dijadikan tolak ukur kebahagiaan manusia modern. Bahkan itu dianggap sebagai solusi atas banyak persoalan yang dihadapi manusia. Setiap manusia pasti mempunyai problem hidup masing-masing. Ada yang problemnya kekurangan duit, ada yang belum ketemu pasangan hidup yang cocok. Ada juga yang pusing memikirkan tingkah laku anggota keluarganya, dan ada yang menderita suatu penyakit bertahun-tahun, serta berbagai macam problem lainnya.

Apakah Anda berpikir bahwa semua orang yang memiliki kelebihan materi itu hidupnya bahagia? Tentu saja tidak. Karena pada kenyataannya kita saksikan mereka yang hidupnya bergelimang materi sebagian besar tidak bisa mencicipi aura kebahagiaan. Kita sebagai masyarakat biasa justru sering dibuat heran dengan perilaku orang kaya. Mereka seharusnya selalu hidup penuh kebahagiaan, tapi kenyataannya ada saja masalah yang mereka alami.

Kebahagiaan Ada Pada Keluarga Yang Harmonis, Bukan Kekayaan Materi

Kebahagiaan itu justru ada pada keharmonisan rumah tangga. Selalu membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga adalah kunci penting menciptakan keharmonisan. Jauhkan prasangka dan gengsi yang hanya akan menghancurkan rasa sayang dan keakraban keluarga. Bahkan bagi keluarga dalam kondisi kekurangan materi pun bisa tetap hidup harmonis karena saling pengertian dan menjauhi sifat egois. Karena kekayaan materi tak menjamin kebahagiaan, maka lebih baik kita kejar keharmonisan keluarga sebagai langkah prioritas.

Yang perlu untuk diperhatikan adalah, bahwa jangan sampai terjadi lagi hanya karena kondisi kekurangan materi membuat rumah tangga menjadi tidak harmonis. Seorang istri yang suaminya memiliki penghasilan pas-pasan jangan tergoda dan iri melihat keadaan rumah tangga orang lain. Bersyukurlah dengan apa yang Tuhan berikan untuk keluarga kita. Materi bisa dicari, tetapi keharmonisan tidak tersedia diluar rumah. Kebahagiaan ada di dalam rumah kita, bersama anggota keluarga yang kita sayangi.

Susah Senang Dinikmati Bersama

Bahagia rasanya ketika mendengar semakin banyak keluarga-keluarga di Indonesia yang hidup harmonis. Dimana tidak ada keluarga yang senang pamer kekayaan materi di depan keluarga lainnya. Sadarilah bahwa apa yang kita miliki ini hanyalah titipan. Yang sewaktu-waktu dapat Tuhan ambil tanpa dapat kita duga kejadiannya. Seyogyanya, susah senang dalam kehidupan harus dinikmati bersama. Karena “nikmatnya hidup” baru dapat dirasakan pada orang-orang yang pernah mengalami kesusahan.

Ketika baru mengawali hidup berumah tangga pastilah mengalami saat-saat penuh keprihatinan. Kemudian berusaha untuk memperbaiki nasib dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan ikhlas. Beberapa tahun kemudian setelah melakukan usaha maksimal, segenap anggota keluarga sama-sama merasakan manisnya kehidupan. Tinggal bagaimana kita menjaga keharmonisan itu agar awet sepanjang hayat. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Gambar: palembang.tribunnews.com

4 thoughts on “Kekayaan Materi Tak Menjamin Kebahagiaan Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *