Jajanan Pasar

Jajanan Pasar Murah, Selalu Diminati dan Dinanti

Belanja Bisnis Kuliner Pasar

JAJANAN PASAR, MAKANAN FAVORIT KELUARGA

Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk mengisi waktu luang selepas kerja, dengan bercengkerama dengan anggota keluarga sambil menikmati aneka camilan favorit keluarga. Kehadiran aneka camilan itu mempengaruhi suasana keakraban yang terbangun secara alami. Gigitan demi gigitan beradu cepat dengan tawa renyah nan sumringah.

Bermacam-macam jenis camilan sudah lazim disuguhkan sebagai teman pasif acara diskusi informal yang biasanya diselenggarakan pada sore atau pagi hari, terutama pada saat hari libur. Sehingga disaat itulah “kesenjangan informasi” bisa dihindari agar keharmonisan keluarga tetap terjaga.


KULINER YANG HANYA DIJUAL DI PASAR

Jajanan pasar termasuk salah satu jenis makan yang paling disukai anggota keluarga Indonesia. Aneka jajanan pasar bisa benar-benar membuat kita ketagihan. Kenapa dinamakan jajanan pasar? Karena memang makanan-makanan  yang termasuk kategori jajanan pasar kadang hanya dijual dipasar. Harganya pun murah dan rasanya jelas tak terbantahkan.

Bisnis jajanan pasar seperti tak pernah mati, karena permintaan customer yang selalu tinggi. Aneka kue tradisional merupakan julukan bergengsi untuk jajanan pasar ini. Karena pada awalnya, makanan ini hanya tersedia di pasar-pasar tradisional.


Pertumbuhan industri ritel yang makin pesat, membuat jajanan pasar kini mudah ditemui pada toko-toko swalayan, supermarket, mal, dan lain sebagainya. Kemasan jajanan pasar pun kini sudah dibuat lebih sehat dan cantik menawan hati para penikmat kuliner jajanan pasar. Namun, Anda perlu waspada dengan jajanan pasar yang mengandung bahan pengawet, terutama yang dipajang lebih dari satu hari di toko. Lebih baik membeli jajanan pasar di pusat perbelanjaan tradisional agar jajanan pasar yang dibeli lebih fresh dan gurih.


Sumber Gambar : https://sportourism.id/street-food/5-jajanan-pasar-dari-singkong-menggugah-selara

7 thoughts on “Jajanan Pasar Murah, Selalu Diminati dan Dinanti

  1. Kangen jajanan pasar di Pasar Kiaracondong, Bandung. Yang jualnya ibu-ibu berkebaya. Jualan candil dari ketan sedap nian karena gula arennya asli tak pakai pemanis. Lalu arem-arem, dan jajan pasar basah lainnya. Di Pasar Lilbangan Garut gak ada gitu. Adanya yang lain, hu hu. Pengen bikin candil ketan. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *