Bersama Tatapanmu – Mengalir Secuil Rahasia Tentang Masa Depan

Kulihat pagi ini kau begitu gagah berjongkok diatas kabin sebuah mobil Calya hitam. Hari ini kau bangun lebih awal dan membangunkan seisi rumah dengan tangisan lantangmu. Membuat setiap dengkuran terpaksa bubar dan bergegas menghilang membentur dinding-dinding kamar. Terdengar sedikit ricuh dan semrawut, sebelum senyap “memproklamasikan” kehebatannya.

Aku bukanlah psikolog yang pandai menterjemahkan arti dibalik tatapanmu dan apa arti setitik tahi lalat yang menempel di bagian wajah dan lehermu. Kulihat engkau tak sesumringah, tak lagi ceria seperti dulu. Entah apa yang membuat anak-anak seusiamu di zaman ini, tak memiliki bola mata sejernih anak-anak zaman dulu.

 

Masa Depan Akankah?Gambar: finansialku.com

 

Bocah, kau tak perlu menjelaskan berpuluh-puluh halaman buku tentang sekelebat “pesan” yang menumpang pada tatapan imutmu. Yang aku tahu, waktumu mungkin lebih panjang dariku di jagad fana ini. Sebuah “penjara” yang mengaburkan cita-cita mulia manusia membangun istana di jagad keabadian. Sehingga yang seharusnya dirasakan dan dinikmati, seperti batang tebu yang kering dan kecolongan rasa manisnya.

Ada sedikit “ketakutan” yang kurasakan lewat tatapanmu. Sebuah episode yang tak lagi indah. Sebuah “badai fitnah” yang mengganas dan semakin panas setiap detiknya. Dan aku merasa sangat khawatir, jika itu…jika itu…dan jika itu adalah “secuil kabar dari masa depan”. Ini bukan tentangmu, tapi ini tentang aku dan kamu.

1 tanggapan pada “Bersama Tatapanmu – Mengalir Secuil Rahasia Tentang Masa Depan”

  1. Pingback: 4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendidik Anak | Mas Donda

Tinggalkan Balasan