4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendidik Anak

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendidik Anak

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendidik Anak

4 hal yang harus diperhatikan dalam mendidik anak ini akan menjadi panduan bagi para orang tua. Karena mendidik anak merupakan hal penting yang harus diketahui dan dipahami benar.

Bagaimana perasaan Anda ketika melihat perilaku anak yang nakal, susah diatur, susah makan. Atau barangkali anak tersebut terbiasa berkata kasar dan kotor?.

Bagaimana pula perasaan Anda sebagai orang tua ketika melihat perilaku anak yang sopan, rajin belajar, menurut kepada kedua orang tua?. Bukankah anak yang berperilaku baik dan sopan akan membuat orang tua bahagia?.

Saya yakin Anda akan lebih senang menjawab pertanyaan yang kedua bukan?. Yah, siapa yang tak senang apabila melihat anak-anak tumbuh dengan riang, sehat, dan perilakunya menggemaskan.

Lain halnya jika perilaku anak tidak wajar atau diluar kendali orang tua, tentu sangat merepotkan dan membuat orang tua kesal. Kita dibuat pusing tujuh keliling menghadapi anak seperti itu.

Namun yang harus kita sadari adalah apapun yang terjadi dan dilakukan anak menurut sebagian besar kajian menyatakan begini. Bahwa baik buruknya anak 90 persen ada pada orang tua, lebih tepatnya adalah cara orang tua mendidik anak-anaknya. Anak yang dididik dengan cara yang benar akan tumbuh dan berkembang secara wajar.

Cara Yang Bijak Dalam Mendidik Anak

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan dalam mendidik anak agar anak tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan orang tua :

#1. Kurangi Porsi Cacian, Perbanyak Pujian Kepada Anak.

Terkadang ketika kita bertemu dengan anak yang nakal, beringasan, berkata tidak sopan kita cenderung mencaci dan memarahi si anak. Tanpa kita pahami dulu latar belakang si anak.

Anak yang tumbuh bersama orang tua yang penuh perhatian dan kasih sayang tentu akan berbeda. Dengan anak yang tumbuh dan berkembang dari keluarga yang broken home atau orang tua yang notabene cuek terhadap anak.

Anak yang terlalu sering diomel-omelin, dicaci maki tentu akan tumbuh menjadi anak yang pendendam. Dan anak kurang memilik rasa percaya diri dan peduli terhadap orang lain. Karena itu pujian dan penghargaan adalah hal yang lebih bermanfaat untuk si anak.

#2. Kenali Bakat Anak Sejak Dini.

Kita bisa melakukan banyak cara untuk memahami apa sesungguhnya potensi besar anak. Misalnya dengan menyodorkan suatu benda, kemudian kita lihat bagaimana reaksi anak terhadap benda tersebut.

Jika anak diberikan benda seperti bola kemudian anak bereaksi cepat dan terlihat senang dengan benda bernama bola itu misalnya. Maka kemungkinan besar anak hobi dengan permainan sepakbola ketika dia tumbuh besar nanti.

Perhatikan pula tayangan seperti apa yang sering menyedot perhatian anak. Acara televisi yang disukai anak, biasanya berhubungan pula dengan minat dan bakat mereka. Anda dapat pula berbicara dari hati ke hati tentang apa yang anak impikan dalam hidupnya.

#3. Beri Contoh Bukan Perintah.

Dengan memberikan contoh yang baik anak akan menjalani aktifitas dan hobi-hobi positif dengan sepenuh hati. Dan ini bisa menjadi bekal untuk kehidupan si anak ketika dewasa.

Jika Anda ingin anak Anda gemar membaca dan belajar berilah pancingan yang positif. Misalnya dengan menyediakan koran, majalah, buku yang sifatnya umum di meja yang biasa dilewati anak ketika sedang beraktifitas.

Anda juga minimal harus membaca koran atau majalah tersebut untuk memancing hasrat si anak dan memberi keteladanan yang baik. Yah, jika Anda adalah tipe orang tua yang malas membaca, maka berpura-puralah. Buat seolah-olah anak yakin bahwa orang tuanya sedang membaca.

#4. Ciptakan Suasana Makan Yang Hangat dan Akrab.

Kita tentu sering mendengar anak yang susah makan dan lebih suka ngemil atau jajan bersama teman-temannya. Menurut para ahli psikologi anak mengatakan bahwa suasana makan yang hangat dan akrab membuat anak memiliki nafsu makan yang baik.

Mungkin ini berat bagi keluarga yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, terutama mereka yang hidup di kota-kota besar. Ini bukan pilihan tapi yang terpenting adalah niat Anda.

Tidak perlu waktu yang lama untuk membangun suasana makan yang akrab, yang terpenting ketika ada kesempatan jangan disia-siakan. Lebih baik jika dalam satu hari ada waktu makan bersama yang sering dibiasakan keluarga Anda.

Penutup

Demikian artikel 4 hal yang harus diperhatikan dalam mendidik anak ini semoga dapat memberikan manfaat. Terutama bagi Anda yang sedang kerepotan dalam mendidik anak.

Anak adalah anugerah Tuhan yang mesti kita didik dan rawat dengan penuh kasih sayang. Ada pepatah mengatakan bahwa “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”. Orang tua mempunyai tanggung jawab yang besar kepada anak.

Anak yang sehat secara jiwa dan raga tentu harapan kita bersama, karena anak adalah pewaris masa depan bangsa. Anak adalah cerita yang kita dengar disaat kita memasuki usia senja nanti. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.


Gambar: bangka.tribunnews.com

10 tanggapan pada “4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendidik Anak”

  1. Ada dua faktor penting dalam pendidikan anak yaitu bimbingan dan perawatan anak. bimbingan anak berkaitan dengan perkembangan perilaku, pengendalian emosi dan kecerdasan anak. beberapa contohnya sudah dijelaskan dalam artikel diatas seperti memberikan pujian dan contoh yang baik. Sedangkan perawatan anak berkaitan dengan kesehatan anak itu sendiri agar dijauhkan dari berbagai macam penyakit. Contohnya memberikan makanan yang sehat dan bergizi dan mengajak anak berolahraga. Semoga bermanfaat.

    1. Betul Sobat Dzikri Khasnudin. Perkembangan anak harus diperhatikan baik dari segi fisik maupun psikologisnya. Cara yang kurang tepat bisa membahayakan anak di masa yang akan datang.

    1. Yup betul Sobat Anggun. Menunjukkan sikap tegas ke anak bukan dengan cara membentak, karena tidak baik untuk perkembang otak dan mengacak-acak rasa percaya diri yang sedang terbangun pada diri si anak.

  2. Pingback: Melatih Keterampilan Bola Voli Pada Anak | Mas Donda

  3. Pingback: Perempuan Cantik Dan Kartini Masa Kini | Mas Donda

Tinggalkan Balasan